wadungdolah.blogspot.com
Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang saya
hormati Kepala Sekolah SDN 5
setail,genteng beserta dewan guru. Yang
saya hormati beserta orang tua dan wali murid yang saya hormati pula, serta
yang saya banggakan teman-teman seperjuangan; siswa-siswi SDN 5
setail,genteng .
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat allah swt. Shalawat beserta
salam semoga tetap terlimpahkan pada suri tauladan umat manusia, yakni habibana
wanabiyyana Muhammad SAW.
Untuk
Bapak dan Ibu guru yang kami cintai,
Masih terbayang dalam ingatan, ketika bapak dan Ibu guru mengajari kami dengan
penuh sabar dan kasih sayang.
Terima kasih, telah mengajarkan kami berhitung mulai dari 0 sampai 1000
mengenalkan alfabet dari huruf A sampai Z
dan membuka cakawala kami tentang Indonesia, dari sabang sampai merauke.
Semoga Allah SWT membalas dengan pahala yang berlimpah atas semua kebaikan yang
bapak dan ibu berikan kepada kami.
Terima kasih, Pahlawan tanpa tanda jasa. Jasamu abadi, kami kenang sepanjang masa akan selalu lekat dalam hati kami.
Disini,
saya mewakili teman-teman kelas 6,
mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya jika saat belajar di kelas maupun
di luar kelas,
ada sikap yang tidak terpuji,
kata-kata yang tercela
dan khilaf yang tidak disengaja telah melukai ibu dan Bapak guru.
Dan tidak lupa pula kami mengucapkan banyak terimaksih kepada ke 2 orang tua kami yang selalu memotifasi kami dalam belajar,sehingga kami dapat seperti ini,..
Untuk
teman-teman kelas 6,
cerita kita tidak akan selesai disini.
Kita masih bisa Tersenyum dalam ilmu, dan Tertawa dalam canda
Walau di tempat masing-masing yang berbeda.
perpisahan hari ini adalah langkah awal kita untuk mencapai cita-cita yang
lebih tinggi. Mari kita benamkan dalam dada, tekadkan untuk terus mengharumkan
nama SDN kita tercinta yaitu SDN 5 setail,genteng.
Untuk adik-adik tersayang, saya mewakili teman-teman kelas 6 ingin menyampaikan pesan,
Tiada
kesuksesan tanpa perjuangan
Tiada perjuangan tanpa pengorbanan
Tiada pengorbanan tanpa keikhlasan.
Kami yakin, di kemudian hari akan tiba juga saat adik-adik mencapai kelulusan. Kuncinya hanya Ikhlas dalam belajar, berusaha keras, dan tidak lupa berdoa. InsyAllah kelak adik-adik bisa seperti kami disini, lulus dengan nilai yang memuaskan, bahkan lebih baik lagi.
Semua
kenangan yang berasal dari sebuah gedung Sekolah Dasar, di salahsatu sudut desa
ini tidak akan kami lupakan.
Hadirin yang berbahagia,sebelum saya menutup sambutan saya perkenankan saya
bembacakan puisi sejenak....
MATAHARI
musuh sekaligus guruku dikemudian hari
sebelum aku menjadi kepompong
aku sadar kau selalu hadir dalam pencarianku
di pagi hari kau mata-matai aku dibalik mega mendungmu
di siang hari kau tepatkan bayang lamunanku menjadi satu titik dengan tubuhku
di soreh hari kau kirimkan senja merah sebagai pendeteksi lamunanku dalam remang sunyi
di malam hari……
kukira kau tak berani
aku berfikir kau hanya hebat saat syuruk hingga maghrib
aku salah lagi
kau malah lebih berbahaya
kau pagari aku dengan mantra mahabah agar aku takluk terbuai kebesaran namamu yang tersembunyi
kau buat aku tak berdaya menopang sebonggol mimpi hijau
aku sadar kau selalu hadir dalam pencarianku
di pagi hari kau mata-matai aku dibalik mega mendungmu
di siang hari kau tepatkan bayang lamunanku menjadi satu titik dengan tubuhku
di soreh hari kau kirimkan senja merah sebagai pendeteksi lamunanku dalam remang sunyi
di malam hari……
kukira kau tak berani
aku berfikir kau hanya hebat saat syuruk hingga maghrib
aku salah lagi
kau malah lebih berbahaya
kau pagari aku dengan mantra mahabah agar aku takluk terbuai kebesaran namamu yang tersembunyi
kau buat aku tak berdaya menopang sebonggol mimpi hijau
————————
biarlah
sekarang aku hanya ingin menjadi kepompong tua
————————
kudengar sebuah berita dari angin malam
angin yang keluar dari artesis sahri
biarlah
sekarang aku hanya ingin menjadi kepompong tua
————————
kudengar sebuah berita dari angin malam
angin yang keluar dari artesis sahri
Yang memancarkan suara
AKU LULUS...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar